3 Bintang Liga Asal Prancis yang Mendekat ke Inter Milan

Ikon Inter Milan yang terbaru dinilai lebih bagus dari yang lalu. Para pesepakbola dari Liga Prancis, atau Ligue 1, sekarang ini sedang dibanjiri peminat. AS Monaco dan Paris Saint-Germain (PSG) jadi 2 klub yang pemain-pemainnya cukup laris manis.

Bandar Bola

Artikel ini memang tidak ada hubungannya dengan bandar bola tapi isinya berasal dari sana. Monaco, contohnya, terus dibombardir oleh klub-klub kaya Eropa sebab sejumlah pemain-pemainnya yang dibidik. Di antaranya Kylian Mbappe, Thomas Lemar, Radamel Falcao, dan Fabinho. Sebelum-sebelumnya klub ini sudah kehilangan Benjamin Mendy dan Bernardo Silva (ke Manchester City), dan Tlemoue Bakayoko (ke Chelsea).

PSG pun tak kalah. Paling tidak ada 7 punggawanya yang sekarang ini sedang dibidik klub-klub Eropa. Mereka diantara nya Marco Verratti, Julian Draxler, Angel Di Maria, Blaise Matuidi, Adrien Rabiot, Serge Aurier, dan Javier Pastore. Tidak hanya PSG dan Monaco, ekspor punggawa pun dilakukan klub-klub Ligue 1 lainnya, yakni Olympique Lyon, Nice, Caen, Marseille, dan lainnya. Lyon menjual Alexander Lacazette ke Arsenal dan Corentin Tolisso ke Bayern Munchen. Selanjutnya, masih ada sejumlah pemain lagi yang akan keluar. Salah satu tujuannya ialah raksasa Italia, yakni Inter Milan. Siapa sajakah yang merapat ke Inter? Berikut 3 di antaranya.

Dalbert Henrique

Dari sejumlah banyak berita transfer yang berkembang tentang pemain dari Ligue 1, kepindahan bek kiri Nice, Dalbert Henrique ke Inter Milan merupakan yang paling dekat dengan kenyataan. Berdasarkan kabar terbaru, Inter dan Nice sudah mencapai kata sepakat harga di nominal 20 jt euro dan pesepakbola asal Brasil itu dapat melakukan tes medis besok, Selasa (8/8/2017). Dalbert nanti akan mendapat gaji 1,1 jt euro per musim dengan masa kerja berdurasi 5 tahun. Dalbert adalah pesepakbola jebolan akademi klub Brasil, Bara Mansa. Pemain berusia 23 tahun itu pun pernah berseragam Fluminense, jelang pindah ke Eropa dan gabung dengan klub Portugal, Academico Viseu ditahun 2013. Tahun 2015, ia keluar ke Vitoria Guimareas, dan pada tahun 2016, barulah dia bermain dengan Nice. Baru 1 tahun berseragam Nice, Dalbert sudah ingin pergi. Tetapi penjualannya akan memberikan keuntungan yang cukup signifikan bagi Nice sebab ia dibeli hanya dengan harga 1,7 jt euro.

Yann Karamoh

Sambil menantikan kehadiran Dalbert, Inter Milan pun sedang mengincar striker muda Caen, Yann Karamoh. Punggawa Timnas Prancis U-21 tersebut jadi salah satu punggawa dari Liga Prancis yang dibidik oleh Inter sekarang ini. Hasrat Inter tersebut tampaknya sesuai dengan pikiran remaja yang berusia 19 tahun itu, yang diberitakan juga berniat untuk gabung bersama Mauro Icardi dkk.

Berdasarkan Sky Sport Italia, Karamoh malah menolak penawaran dari pada klub-klub kaya Liga Inggris, misalnya Manchester City dan Arsenal, demi Inter. I Nerazzuri akhirnya berada di jalur terdepan demi memperoleh punggawa Prancis yang berasal dari Pantai Gading itu. Caen dikatakan menetapkan harga 10 jt euro untuk Karamoh. Tetapi Inter bisa memaksa Caen memperoleh hanya 5 jt euro, mengingat masa kerja sang punggawa akan selesai Juni tahun depan. Didalam hal ini, Caen akan terhindar dari kepergian Karamoh dengan cara gratis jika tak segera dijual. Karamoh adalah pesepakbola jebolan akademi Caen. Ia masuk ke tim senior sejak tahun 2015. Namanya mulai mencuri perhatian klub-klub besar Eropa melalui performa impresifnya di musim lalu, di mana ia mempersembahkan 5 gol dan 4 assist didalam 35 pertandingan di Ligue 1.

Issa Diop

Tidak hanya Karamoah, pesepakbola muda dari Ligue 1 yang lain yang termasuk dikehendaki Inter adalah bek Toulouse, Issa Diop. Pesepakbola berumur 20 tahun itu telah jadi target Inter semenjak bulan lalu. Tetapi, mengingat sedang fokus memboyong Dalbert, I Nerazzuri masih menunda negosiasi dengan Toulouse. Diop adalah kapten Timnas Prancis U-20, dan juga telah mengoleksi 4 caps untuk Timnas U-21. Di Liga Prancis, Diop telah berlaga didalam 51 pertarungan, dan sejauh ini telah menyumbang 3 gol dan 2 assist semenjak tahun 2015.

Diop adalah pemain binaan akademi sepakbola Toulouse, dan sekarang ini masih terikat masa kerja sampai dengan Juni 2020. Selain Inter, Diop pun dibidik oleh Juventus, Manchester City, dan Real Madrid. Baca juga berita bola lainnya disini.